Apakah Hindu politheistik?

Sambungan dari sini.

Kalau ada orang mengatakan Hindu menganut politheisme, secara spontan kita akan jawab : “Tidak! Hindu juga monotheisme.” Perhatikan : “Hindu juga..!”

Dalam Weda disebut mengenai banyak Dewa, bahkan konon ada 33.000 dewa. Tetapi di daam Weda juga terdapat banyak mantra yang menyatakan “Tuhan itu satu, tiada yang kedua, yang ketiga dan yang keempat” “Dia satu tetapi oleh orang bijaksana disebut dengan berbagai nama” Satu, bukan dalam arti monotheisme. Hal ini dijelaskan lebih lanjut dalam teks-teks Upanisad. Hampir seluruh teks dalam Upanisad yang berbicara tentang Brahman menjelaskan Dia ada di dalam dan juga di luar ciptaan. Dalam salah satu teks disebutkan, atman itu memasuki manusia sampai ujung rambut dan ujung kukunya. (Brahmana-Kausitaki Upanisad IV. 20).

Jadi berdasarkan penjelasan sruti itu, Hindu adalah pantheistik. (Baca buku P.J Zoetmulder “Manunggaling Kawula Gusti, Pantheisme Dan Monisme Dalam Sastra Suluk Jawa.”)

Kembali ke pantheisme.

Mengingat kajahatan yang telah dilahirkan olen monotheisme, Dr Arnold Joseph Toynbee, dengan tegas mengajak manusia kembali ke pantheisme : “Sekarang telah menjadi jelas bahwa satu bab yang memiliki awal Barat akan seharusnya memiliki satu akhir India bila dia tidak ingin berakhir dalam penghancuran diri sendiri dari ras manusia. Pada saat yang amat sangat berbahaya dari sejarah manusia, satu-satunya jalan keselamatan adalah jalan kuno Hindu. Di sini kita memiliki sikap dan semangat yang dapat membuat mungkin bagi ras manusia untuk tumbuh bersama dalam satu keluarga tunggal. Jadi sekarang kita berpaling ke India : hadiah spiritual ini, yang membuat manusia (memiliki) kemanusian (that make a man human), masih tetap hidup dalam jiwa-jiwa India. Teruslah memberikan hal ini pada dunia. Tidak ada apapun yang lain yang dapat memberikan demikian banyak untuk membantu ras manusia (mankind) menyelamatkan dirinya dari penghancuran.” (Sejarawan Inggris 1889 – 1975).

Mengapa saya mengajukan pertanyaan ini? Karena selama ini kita seolah-olah menjadi budak pemikiran Kristen dan Islam. Kita menelan saja kategori-kategori yang ditetapkan, atau opini-opini yang dibentuk oleh kedua agama ini. Mengenai paham ketuhanan, kita percaya begitu saja, bahwa politheisme itu buruk/salah dan monotheisme itu benar/baik.

Ketika kita betul-betul mengajukan pertanyaan-pertanyaan pertanyaan radikal (radic = akar), kita tidak menemukan kesalahan berarti di dalam paham ketuhanan yang dipandang rendah selama ini, malah kita menemukan kebaikan di dalamnya. Justru sebaliknya kita menemukan cacat bahkan kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan di dalam paham ketuhanan yang dianggap paling benar selama ini.

Kita harus mengajukan pertanyaan-pertanyaan radikal terhadap katefori, dogma dan opini yang dibentuk oleh agama lain terutama yang ditujukan untuk meremehkan Hindu. Dan tentu saja kita dapat mengajukan pertanyaan radikal, bila kita mempelajari agama lain secara sungguh-sungguh.

Om santi, santi, santi Om

Selesai.

Sumber : cybertokoh

53 comments so far

  1. rozenesia on

    Sip! Saya salut dengan tulisan ini. Semoga bisa mencerahkan mereka yang terdoktrinitas dogma-dogma tertentu.😀

    –lain kali saya nulis Konfucius (yang anehnya dijadiin agama di Indonesia) dan Buddha ah–

  2. mr lekig on

    #rozenesia
    tulisan ini saya ambil dari Cybertokoh.🙂

  3. Eva Nanik Widiya on

    menurut saya hindu tetap Jahiliyah Penyembah berhala. dengan dewa2 anda.

    karena anda tidak berada dalam jalan Allah, Tuhan yang menciptakan anda.

    Dan tuhan hanya tahu bahwa agamanya adalah kristen, dan kemudian disempurnakan dengan agama Terakhir Islam.

    Anda tidak dapat mengatakan diri anda monotheis.
    Selama anda masih menganut Hindu Bali.

    Dan ingatlah ketika Allah akan menghukum orang2
    penyembah berhala kedalam neraka yang menyala.

    • manusia biasa bukan malaikat on

      loe tu yang dihukum api neraka jahanam,loe cuma manusia cunguk mana tahu surga neraka,pake bilang agama orang lain jelek,emang orang2 loe ude bener? dulu di indonesia juga mayoritas hindu,karna loe dateng jadi kenak doktrin dan ancaman2 loe maka loe jadi berkuasa,tunggu karma loe,neraka menunggu loe

  4. Eva Nanik Widiya on

    ketahuilah penyembah berhala dan dewa2. adalah polytheisme. Monotheisme hanya dikenal dari agama tuhan lewat Injil dan Al quran.

    • anjas on

      halah sok tau,dasar ideot…..otak didengkul

    • manusia biasa bukan malaikat on

      mana ada orang bunuh orang lain dianggap halal,coba cari di hindu,semua damai,semoga dewa memaafkan loe

  5. Martheen on

    Ketahuilah nona/nyonya Eva, bahwa sementara anda sibuk menghina agama lain bersama saudara2 anda yang menyiksa kaum minoritas, para politheis dan atheis menerima semua orang dengan tangan terbuka.
    Kalau “surga” diisi orang2 yang sok eksklusif seperti anda, hiii, itu bukan surga, neraka namanya.

  6. dexlon on

    Eva =Ibrahim @@@@@…
    Begitulah dirimu..dirimu bagaikan katak dalam tempurung. tahunya cuman agama elo azah yg baik. hehehehehehehehe….datanglah ke Bali, liat tuh tempat maksiat. Disana berjubel WTS2 yg ber-KTP-kan dgn label agama: ISLAM.

    Kami menyembah berhala…itu tidak benar.

    Saya kasikan contoh satu saja:
    Ketika kita rindu akan kekasih tercinta, kita mencium bantal, surat ato benda2 lain yg melambangkan diri kekasih kita. Dgn memeluk bantal dan mencium surat..apakah kita mencintai Bantal ato surat tersebut…jwbnnya ada didalam otak elo yg picik tersbut.

    Kalo elo ingin berdebat secara langsung…
    PM aq ke: lon_dex@yahoo.co.id

  7. julius on

    EVA NANIK sedikit comment..
    ANDA FANATIK,emang sie cwek kayak gitu.
    siapa yang ga tau.
    dexlon dan martheen jgan fanatik juga dunk..

  8. nurul on

    sesungguhnya islam adalah agama terbaik, kristen adalah kaum ahli kitab keduanya adalah agama yang diakui allah. agama lain masuk golongan musyrik (pendosa) mungkin…,tapi apapun itu tetap islam yang terbaik, tersuci, terdamai dan tersurga……,

    • manusia biasa bukan malaikat on

      makanya orang2 lu baik semua karna agamanya baik,tapi faktanya ngeheeeekkkk,neraka menunggu loe semua,karna orang2 hindu sudah disiapkan surga plus 73 bidadari,yang lain cm 72 eheeekkk

  9. Martheen on

    Gua y bisa bilang agama 1412-Go-Kid-Phantom-Thief agama paling keren, paling mutakhir, paling gaul. Damai? thereligionofpeace.com
    Terbaik? Tahu G8? Kafir tapi 65% ekonomi dunia padahal populasi cuma 14% Pinjaman2 negara berkembang yang kebanyakan muslim datangnya dari mereka. Terbaik koq g bisa bikin apa2?
    Tersuci? Yah, klo buat anda bunuh orang suci, gw g usah argumen deh. Yang pasti, klo ada orang non muslim beragama tabrakin pesawat dan bilang itu atas nama Tuhannya, pemuka agamanya pasti udah menyangkal habis2an, bukannya memuji
    Tersurga? Surga itu kayak apa sih? Gw bareng Osama? Amrozi? G ada Mahatma Gandhi? G’ ada Ibu Theresa? G’ ada Galileo Galilei? Wah, ya mending g disana…

    • manusia biasa bukan malaikat on

      100% agreeeeeee

  10. Josh on

    oya…aku mau tanya ma bu eva….
    kalau orang muslim ke mekah itu nyari apa sih???
    ka’bah itu apaan???
    apa ga’ nyembah berhala juga??
    trus apaan isinya ka’bah?

    jawabannya dikirim ke sini atau ke
    juve_holic88@yahoo.co.id

    • manusia biasa bukan malaikat on

      gua denger sih isinya patung juga,tapi mereka mana pernah mau buka kabah,takut ketahuan

  11. Berto on

    Setelah saya membaca tulisan Eva, Nurul, Ibrahim, saya berfikir mereka seperti Kuda Delman ya. Cara pandangnya dari satu arah.

    O, kita ilustrasikan begini :
    Misalnya ada seorang COWOK sebut saja namanya A, sudah menikah, punya anak, bekerja sebagai sopir.

    Ketika dia bersama istrinya dia disebut dengan SUAMI.
    Ketika bersama anaknya dia disebut AYAH.
    Ketika dengan penumpangnya dia disebut SOPIR.
    Tapi orangnya tetap satu.

    Jadi Tuhan dalam agama kami tetap satu.
    “Ekam Sat Wipra Bahuda Wadanti”
    Tuhan itu satu, orang bijaksana menyebutnya dengan banyak nama.

    Masalah Sorga neraka, itu bukan tergantung dari agama yang dianut. Tetapi tergantung dari Pikiran Perkataan, dan Perbuatan. Lagian bagi umat Hindu, Sorga bukan tujuan tertinggi. Moksa lah tujuan kami.

    OK, tolong buka wawasan pikiran anda Bung, Neng

    • moy on

      Berto: sy setuju dengan pendapat anda:)

    • manusia biasa bukan malaikat on

      berto,mantaaaaappppppp

  12. dexlon on

    Islam tak berhenti2nya mengkafirkan org diluar islam. Namun anehnya org2 yg tdk beragama Islam fine2 saja.
    Bisa ngk org2 Islam berpikir kenapa bisa begitu?
    Sebaiknya kita berpikir sebab akibat. Suatu “akibat” tak mungkin terjadi tanpa sebab. Aceh yg luluh lantak contohnya, apakah bisa terjadi karena tanpa sebab? Pperangan yg terjadi terus menerus di Palestina, juga pasti ada sebabnya. Kenapa Palestina tdk pernah menang melawan Israel, bukankah mayoritas penduduknya beraga Islam. Dimana Sorga dan kedamaian yg dijanjikan/ diklaim dalam Alqur’an.
    So, kalo agama diluar Islam fine2 saja, pasti ada sebabnya pula… Jadi say pribadi tak pernah percaya tentang Islam= sorga, damai…

  13. sapi putih on

    @ eva nanik

    sory mungkin gw agak oot dikit

    asumsi saia mungkin anda seorang muslimah yang radikal yang sering pake cadar ampe keliatan cuma mata doang, kadang menjadi istri2 teroris. ( nota bene istri teroris selalu pake cadar )

    hmmmm…. temen gw pernah ngebantuin harim pake cadar ampe ketutup cuma mata doang keliatan, waktu itu dia terjatuh dari motor, ampe luka2 gitu. udah abis di tolong ama temen gw, eh bukannya bilang terima kasih ke temen gw, si harim itu malah marah2 trus maki2 temen gw dengan menyebut anjing, babi nazis jangan sentuh saia dasar kafir. yeaaaaa elaaaaa. ni harim udah di tolong bukannya malah bilang terima kasih. malah marah marah😉

    ampe segitukah pandangan islam terhadap non islam, pantas agama anda tidak pernah membawa kedamaian….

    salam !

    • manusia biasa bukan malaikat on

      kenapa temen loe ga sekalian jorokin dia lagi,biar alllaahh nya yg bantu

  14. kiki on

    sdfsdfsdfsdfdsf

  15. kiki on

    qt mau naya nich sama yang bisa jawab n merasa paling tahu, dari kalian siapa yang pernah ke surga dan neraka, coba deh tunjukin buktinya kalau ada umat agama tertentu semuanya masuk neraka karena tidak sesuai dengan agama yang kalian anut

  16. kucitbali on

    Kiki@@@ belom ada tuh yg sempat peleserin ke sorga terus kembali ke bumi menceritakan tentangindahnya sorga…
    Bagi yg mengklaim sorga itu ada, itu segh cuman pembual saja…

  17. Waway on

    Jika kita melihat kebelakang dan samapai detik ini para ahli menyatakan bahwa Agama hindu adalah agama yang tertua di dunia ini, merupakan agama yang pertama kali dianut oleh manusia, bahkan tidak ada yang tau kapan agama ini ada. Banyak ahli memperkirakan agama ini muncul 3000 tahun SM sampai 6000 tahun SM. Yang jelas di ketahui Hindu berasal dari lembah Sungai Shindu yang membelah daratan Indus. Sedangkan Nama Hindu (Bahasa Sanskrit) berasal dari kata Sanatha Dharma atau Kebenaran Abadi.Berbeda dengan agama lain Hindu adalah agama yang tidak ada pengagasnya seperti halnya Islam dengan Nabi Muhhamad sebagai pengagasnya dan Kristen yang mengangap Yesus sebagai pembawa ajarannya. Jika umat Kristen mengangap tanpa Yesus, Kristen tidak ada atau Umat Islam mengangap Tanpa Nabi Muhamad, Islam tidak lahir maka umat Hindu tidak seperti itu, tanpa terlahirnya Krsna , Sri Rama atau Maha Guru Byasa dan Maha Guru lainnya Hindu tetap ada. Karena Hindu tidak berawal dan berujung. Dia selalu ada, baik dulu, sekarang ataupun nanti. Ini terbukti, sebagai agama tertua, Hindu masih ada dan berkembang sampai saat ini. Dan tidak terlalu memiliki masalah berarti dalam perkembangannya. Hindu bukan saja agama pertama melainkan juga otak dari munculnya agama lain atau kepercayaan lain di dunia. Semua terlihat dari keagungan veda sebagai kitab suci umat Hindu, bisa dibilang apa yang ada di kitab suci umat lain pasti juga tercantum dam veda. Namun sebaliknya apa yan tercantum dalam veda belum tentu tercantum dalam kitab lainya. Itu salah satu jawaban kenapa saya memilih Hindu. Secara logika tuhan tentu akan menurunkan agama pada manusia sejak manusia itu ada, dan itu adalah agama Hindu. Lihat saja jauh sebelum agama yang lain ada, Hindu sudah berkembang pesat. Ingat tuhan bukan seorang mahasiswa yang sedang melakukan penelitian, yang bisa saja meralat penelitiaanya yang salah. Tuhan maha sempurna jadi dia mencipta dan tidak mungkin salah kemudia di ralat dengan memunculkan agama lain lagi. Itu tidak mungkin.
    Jika berbicara tentang agama tertua ini, tidak akan habis-habisnya, tapi saya dalam tulisan ini ingin mengajak anda untuk mengenal Hindu, walau hanya mungkin sampai kulitnya saja.
    Dalam perkembangannya di Dunia, termasuk di Indonesia agama Hindu sering dikenal atau diangap sebagai agama Polytheisme dan Penyebah Patung oleh para Non-Hindu, bahkan dalam perkembangan khusunya di Indonesia agama ini sering diangap sebagai agama penyembah mahluk halus, angapan ini tentu salah, bahkan sangat salah.
    Hindu yang sering di sebut agama Polytheisme atau dalam arti awamnya agama yang memuja banyak tuhan mungkin juga benar, namun kita tentu harus melihat dari pandangan kaca mata mana kita melihat. Percaya atau tidak Hindu bukan sekedar polytheisme, ajaran Hindu juga mengatakan tentang monisme, dualisme, atheisme, monotheisme, pantheisme dan sebagainya. Anda tidak percaya?? Agama Hindu melampaui istilah-istilah tersebut. Mungkin tidak dapat mereka bayangkan bahwa Hindu telah menemani umat manusia sejak kelahiran pertamanya di dunia, entah kapan, apa dan bagaimana kemampuan berpikir, emosional, budayanya saat itu.
    Terlampau sederhana jika mengatakan Hindu hanya mengenal konsep Monotheisme, karena dalam setiap –isme Hindu hadir.
    Hindu bukanlah agama penyembah patung atau pemuja berhala, karena hindu adalah agama yang menyebah tuhannya. Percuma jika saya atau umat Hindu lain menjelaskan Hindu bukan agama pemuja patung, karena jika dilihat dari kaca mata awam memang terlihat dalam kegiatan upacara keagamaan umat Hindu sering mengunakan media patung atau sesajen untuk mendekatkan diri kepada beliau. Namun jika mau melihat secara konsep Hindu tentu semua itu memiliki makna.
    Jika ada pertanyaan mengenai hal mengapa hindu menyembah patung dalam melaksanakan doa maka mungkin hal ini bisa cukup menjawab. Bukan Hindu saja yang seperti itu?? Coba anda tanya kepada umat yang mengatakan mereka bukan penyembah berhala. Mengapa orang Islam sholat menghadap Ka’bah? mengapa salib itu suci? mengapa kaligrafi Islam juga suci? mengapa banyak patung di gereja? Mengapa saat upacara bendera kita memberi hormat kepada bendera?
    Bukankah itu juga bisa menjelaskan logika yang sama, bahwa manusia membutuhkan citra kesucian, kemurnian, kebenaran di masa kanak-kanak spiritual untuk menuju Tuhan?
    Seorang sahabat pernah bertanya pada saya, “mengapa orang hindu menyebah patung dan memberikan bunga atau buah-buahan sebagai sesajen, apakah tuhan Hindu itu makan Bunga ?? “
    “Dengan segala kerendahan saya menjelaskan, bahwa Hindu bukan penyembah patung ataupun berhala lainnya. Jika anda melihat ada umat Hindu berdoa pada patung dan menyembahkan bunga atau sesajen lainnya itu hanya sebuah bentuk rasa cinta dan perlambangan dalam mereka menjalankan keyakinannya. Mungkin jika kita bawa ke kehidupan nyata seperti ini ilustrasinya. Jika anda mempunyai seorang pacar, atau kekasih, yang tingalnya jauh dari anda, maka untuk menghilangkan rasa rindu anda maka anda pasti akan menyimpan fotonya, jika suatu saat nanti anda rindu maka anda bisa melihat foto itu sebagai pelepas rindu, begitu juga umat hindu, semua patung atau gambar yang ada itu adalah sebagai lambang rasa cinta dan kerinduannya pada tuhan.
    Kemudia kenapa umat hindu memberikan sesajen bunga atau buah?? Jawabannya itu sebagai pengungkapan rasa cinta dan rasa terimaksih manusia terhadap tuhannya, seperti anda saat memberika bunga kepada pacar anda, bukankah pacar anda tidak makan bunga?? “
    Teman ini pun bertanya kembali, bagaimana manusia bisa mengambarkan tuhan?? Apa tuhan umat Hindu menampakan dirinya untuk di Foto??”
    “ dengan sedikit tertawa saya menjawab pertanyaannya, hahaha….
    Sebenarnya wujud tuhan yang digambarkan oleh Umat Hindu adalah sebuah wujud yang diimplitasikan oleh manusia karena kerinduannya terhadap tuhannya, bukan berarti Tuhan turun kedunia menjadi Model dadakan. Hahaha….. itu semua hanya berupa perwujudan yang digambarkan manusia berdasarkan tugas-tugas dan sifat dari tuhannya, jadi belum tentu wujud Sri Krisna seperti patung atau gambar Krisna yang ada di Dunia. Sama hal nya dengan Patung Yesus di Salip, belum tentu bukan Yesus berwajah seperti itu.
    lalu kenapa manusia mengambarkan bentuk tuhan “mirip” dengan manusia? Jawabannya tentu sebenarnya bukan tuhan yang digambarkan mirip dengan manusia, melainkan manusialah yang mirip dengan tuhan. Secara logika bodoh saja bisa kita lihat jika seorang ilmuan membuat robot, tentu saja robot tersebut tidak jauh beda dari bentuk manusia sebagai pembuatnya.
    Agama ini juga sering dikatakan sebagai agama banyak tuhan atau dewa, sebenarnya itu semua salah, Dewa adalah percikan suci Tuhan yang mana itu berarti dewa adalah tuhan sendiri, dan dia hanya satu namun orang-orang menyebutnya dengan banyak nama sesuai posisi atau tugas tuhan tersebut. Mungkin pengertian kasarnya dapat kita lihat pada keluarga, Ayah akan mengangap ibu adalah Istrinya dengan sebutan tentu istri, sang anak tentu akan mengangap itu adalah ibunya dengan sebutan ibu, sang menantu juga akan mengangap ibu dengan sebutan ibu mertua, dan cucunya tentu akan mengangap nenek. Ada 4 nama pangilan untuk satu orang yang bernama IBU. Sama seperti Tuhan dalam tugas sebagai dewi ilmu pengetahuaan dia di sebut saraswati, jika bertugas memelihara dunia dia di sebut Wisnu dan lain-lain.
    Mungkin dalam beberapa hal ada banyak sekali suara miring tentang agama Hindu, agama hindu sering dikatakan sebagai agama Kuno, Penyembah Leluhur bahkan makluk halus, penuh dengan Upacara yang tidak praktis.
    Agama Hindu memang agama kuno, karena dia lahir sebelum bahkan tidak ada yang tau, tapi agama Hindu adalah agama yang Universal. Agama ini selalu beradaptasi dengan kebudayaan yang ada, lihat saja sejarah perkembangan Hindu di Indonesia.
    Agama penyembah leluhur atau makluk halus, bisa benar bisa juga tidak, tergantung dari mana kita memandangnya, mungkin jika Umat non Hindu melihatnya dari sudut pandang ketidak tauanya maka jawabanya pasti “ya”. Tapi sebenarnya “tidak”, Umat hindu bukan menyembah Leluhur, melainkan menghormatinya karena tanpa perantara beliau kita juga tidak akan ada. Hindu juga bukan penyembah makluk halus, melainkan Hindu menjaga keselarasan Hidup dengan mahluk selain manusia (memang sulit dijelaskan secara logika, karena memang agama tidak bisa hanya dijelaskan secara nalar Logika) semua ajaran itu ada dalam konsep Tri Hita Karana yang sudah mendunia dan terbukti telah menjaga keselarasan hidup.
    Dalam sebuah makalah yang saya baca, dulu Paus pernah mengajak para misionaris untuk mengkonversi jiwa-jiwa yang sesat di India membawa mereka pada Yesus, sebagai juru penyelamat.
    Kemudian Satguru Sivaya Subramuniyaswami mengatakan Hinduism, the Greatest Religion in the World,. Lebih jauh beliau mengatakan, “keyakinan agama Hindu merupakan satu set keyakinan tentang karma, reinkarnasi, keberadaan Tuhan yang melingkupi segalanya, dan jalan untuk mencapai kebebasan (moksha). Bentuk-bentuk pemujaannya sangat komplek, disiplinnya kaya dalam yoga. Sejarah agama, tidak ada yang melebihi, lebih tua dari semua agama yang masih hidup sekarang ini, bahkan Hindu telah melahirkan agama Budha (karena Sang Budha lahir dan meninggal sebagai seorang Hindu yang baik), juga agama-agama timur yang lain, yaitu Jainisme, Sikhisme, dsbnya.”
    Tentu yang dimaksud oleh Swami bukan secara kuantitas melainkan kualitas. Karena sangat tidak bermanfaat memiliki jumlah pengikut yang besar, tetapi dengan menebar kekerasan dan penipuan..
    Sebuah ucapan yang sangat bijaksana oleh sang guru menangapi komentar seorang manusia yang mengaku sebagai perwakilan tuhan di dunia.
    Hindu memang dikenal dengan banyaknya Upacara, banyak umat Non-Hindu yang mengangap bahwa itu tidaklah praktis. Tapi bagi Umat Hindu itulah cara mereka menunjukan rasa cinta dan kekaguman mereka pada sang pencipta. Hindu percaya dalam menjaga dunia ini Tuhan juga berkorban untuk kita, dan bukan Hindu saja yang percaya hal itu, umat Kristen percaya bahwa Yesus berkorban untuk umatnya, Budha pun berkorban untuk kedamaiaan pengikutnya. Bagi Umat Hindu tidak ada upacara yang ribet atau tidak praktis, karena semua dilakukan dengan rasa bahagia dan keiklasan. Bukanya hanya berdoa pada Tuhan lalu meminta berkahnya. Dalam mantra Hindu seperti maha mantra Hare Krisna dan lain-lain jika diartikan disebutkan pada awalnya bukan meminta berkah sesuatu seperti doa-doa ajaran yang lain, melainkan meminta untuk mengabdi dan berbakti pada beliau.
    Dalam Hindu tidak ada namanya perwakilan Tuhan di dunia, sunguh tidak sempurnanya Tuhan jika harus memiliki perwakilan di dunia. Aneh bukan jika itu ada, secara logika saja sudah agak aneh. Tapi memang agama tidak bisa dilogikakan. Seperti kebayakan Non-Hindu mengatakan bahwa umat Hindu mengangap Sri Satya Sai Baba sebagai wakil tuhan di dunia. Itu salah, karena Umat Hindu tidak pernah mengangap seperti itu, umat Hindu mengangap Sri Satya Sai Baba yang memiliki tidak saja pengikut dari Hindu melainkan juga Umat Non-Hindu sebagai Guru Besar Spritual dalam Hindu. Umat Hindu percaya bahwa beliau adalah Guru yang patut dihormati dan bukan berarti beliau diangap sebagai tangan tuhan di dunia ini, karena walau beliau itu penuh dengan keajaiban namun beliau tetap tidak sesempurna tuhan.
    Hindu merupakan agama yang universal, yang mampu berdampingan dengan agama lain. Agama Hindu tidak pernah mempersalahkan agama lain yang ada di dunia ini.
    Satu lagi mungkin juga yang membedakan Hindu dari agama yang lainya, Hindu bukanlah agama yang membenarkan penghapusan Dosa, bagi Hindu dosa tidak bisa hapus, dengan cara apapun. Namun perbuatan dosa bisa diimbangi dengan perbuatan Baik. Tidak ada dalam Hindu memberi secarik kertas dari sebuah perwakilan yang menyebut dirinya perwakilan Tuhan di dunia, kemudian dosa bisa dikurangi, lalu masuk sorga, atau dengan membunuh orang dengan atas nama Jihad kemudian masuk sorga. Dalam Hindu itu tidaklah ada, dan juga dalam Hindu sorga bukanlah tujuan utama mereka, melainkan Moksha atau menyatu dengan Tuhan (Brahma) . sekarang mungkin kita sedikit melihat bagaimana ke agungan Hindu itu sendiri, Minoritas bukan berarti tidak berkualitas. Banggalah kita menjadi Hindu. Jangan pernah kita merasa kita ini minoritas, karena sebenarnya kita adalah mayoritas dalam ajaran keagamaan.
    Suatu kebanggaan bagi saya beragama Hindu, dan karena alasan itu saya samapai saat ini masih sebagai Hindu dan akan tetap seperti itu. Hindu adalah agama yang mengajarkan kebaikan dan rasa toleransi yang tinggi.
    Walau Hindu hanya minoritas di Indonesia namun di dunia Hindu adalah agama besar, agama yang selalu dikagumi samapai detik ini.
    Alasan-alasan diatas membuat saya berani berkata “ saya Hindu dan samapai mati pun Hindu. “
    Bhadram Pashyatum
    Bhadram Sruvantum
    Bhadram Kurvatum

    “ Lihat hal-hal yang baik
    Dengarkan hal-hal yang baik
    Lakukan perbuatan yang baik”
    ( Sri Satyam )

  18. mongkeg on

    Berkatalah seekor laron sambil memandang bulan purnama: “Hai pungguk yang tak beriman, betapa gelapnya jiwamu, karena seluruh cahaya bulan yang indah itu, kini telah menjadi milikku!”.

    sttt.. santai mbok, bli.. santai gen. Ngga usah teriak2 bilang kita yang terbaik. Cukup buktikan. Biarkan orang2 waras yang akan menilai. Ngaku agama terbaik tapi memproduksi bomber, pedofil, dimana2 bikin rusuh, dimana2 marah, dimana2 menghina, dimana2 perang. nanti kl cuci otaknya udah diobati, pasti malu sendiri.

    Dengar tuh ceramah2 agama penuh hasutan, penuh pesan kebencian, padahal ceramahnya di tempat suci. Apa bisa ya mencapai kedamaian dalam pesan kebencian ? Apa bisa mencapai keheningan jiwa dalam keadaan marah ? Oh ya, tuhan yang pencemburu, pemarah, mungkin memang lebih suka kalau umatnya mengikuti sifat2nya : sirik, ngga PD, pemarah, pencemburu. Ada yang bilag : musuh2 tuhan. ya elaaahh.. tuhan apa yang punya musuh ? Ini tuhan yang tak mampu… tuhan yang lebih gelap spiritualnya dari manusia.

    Btw, hot news, malaysia mengharamkan yoga karena ada elemen2 hindu yang bisa merusak iman islam. MUI juga mo meneliti yoga. Nah, gawat ngga tuh he.. he.. apa2 kok ditakutin, apa2 bikin kelabakan, kebakaran jenggot. sungguh kesian. Kita tenang2 aja yukzzz… mo yoga diharamken, mo makan nasi diharamken, kita ayukz ajah :))

    peace.

  19. kucitbali on

    Mongkegz@@@@ memehhhhhhh…sampai sakit leherku ngeliat bulan, koq ngk keliatan juga yagh??? apa karena malam ini malam Tilem?…hehehehehhe

    Yoga????? sebenernya ngk berhubungan dgn agama tuh. Syapapun bisa melaksanakannya. yg beraga non hindu..bahkan atheispun bisa…ayoooooooooo!!!! koq sampai segitunya segh?? sampai mengeluarkan fatwa segala???? Udah agh, depang gen be… Idupe tuah amonean gen.

  20. Divka HD on

    KAlo menurut saya al-quran itu bukan buatan Tuhan, akan tetapi manusia, kenapa?
    Karena Disana ada mengatakan “perangi kaum kafir” dan itu sah-sah saja/halal. jika kita kaji kata2 Tuhan maha adil/bijaksana/dsb, berarti kata2 itu tdaklah tepat bagi kaum/tuhan muslim. Namun yang tepat adalah “tuhan-nya org muslim maha egois, angkuh, tidak bijaksana”
    Jika memang tuhan-nya org muslim itu adil, seharusnya dalam kitabnya tidak menuliskan hal spt. itu. Lalu apakah qur’an buatan/jiplakan oleg sseorang??

    Beda dengan Tuhan-nya org Hindu. di salah satu kitab krg lebih mengatakan “agama apapun/jalan apapun kau tempuh adalah benar, agar kalian tetap sejahtera”
    Bijak kan kalo tuhan g bersabda??
    gak egois kayak agama lain, itulah sebabnya saya yakin sama Hindu!

  21. kucitbali on

    Udah agh…jgn sampai segitunya degh. Jgn menilai agama lain. Toh kita semua udah pada tahu koq…hehehehhehe. Tenang azah… jgn ikut2an memprovokasi. Kitapun jgn sampai terprovokasi..okehhhhh.

  22. WANTO on

    menurut saya hindu tetap Jahiliyah Penyembah berhala. dengan dewa2 anda.TETAPI CINTA DAMAI JGN LUPA METAFISIK JUGA BERSANDAR PADA YANG FISIK.

    karena anda tidak berada dalam jalan Allah, Tuhan yang menciptakan anda.ALLAH MUNGKIN NAMA LAIN TUHAN TETAPI KAMI JUGA BOLEH MENGEKSPRESIKAN TUHAN SESUAI AJARAN KAMI.

    Dan tuhan hanya tahu bahwa agamanya adalah kristen, dan kemudian disempurnakan dengan agama Terakhir Islam.ITU ADALAH UCAPAN BODOH DAN SEMPIT.

    Anda tidak dapat mengatakan diri anda monotheis.
    Selama anda masih menganut Hindu Bali.ANDA JUGA TIDAK LAYAK DISEBUT AGAMA YANG SEMPURNA SELAMA AGAMA ANDA MEMENJARAKAN KEBEBASAN DAN MEMBUDAYAKAN PEPERANGAN.

    Dan ingatlah ketika Allah akan menghukum orang2
    penyembah berhala kedalam neraka yang menyala.

  23. WANTO on

    Dan ingatlah ketika Allah akan menghukum orang2
    penyembah berhala kedalam neraka yang menyala………..
    itu kata quran mu yang tak universal. tetapi kata WEDA BERBEDA

  24. logik on

    Panca Sradha (Lima DASAR KEYAKINAN) Hindu :
    1. Percaya dengan adanya Tuhan / Brahman.
    Ekam Sat wiprah bahuda vadanti … Hanya satu
    Tuhan, para bijaksana menyebutNya dengan banyak
    nama. Bhinneka, tunggal ika. Berbeda2 tapi
    satu (Dia)….
    2. Percaya dengan adanya Roh / Atman.
    3. Percaya dengan adanya Karmaphala.
    4. Percaya dengan adanya Reinkarnasi.
    5. Percaya dengan adanya Moksah (bersatunya
    Atman dengan Brahman).
    Coba cermati, dimana penyembahan berhala itu?
    Bertuhan yang monotheist adalah bertuhan dalam pikir kekanak-kanakan……
    BTW, kami damai dalam Hindu.

  25. made yuda on

    saya orang bali dan kebetulan bergama hindu (karena orang tua saya juga hindu) saya tidak tau persis mengenai agama saya,.. tapi yang saya tahu.. agama tertua di dunia afdalah agama hindu.. agama lain gak tau ya… mohon petunjuk.. mengenai debat di atas seru banget.. semoga indonesia masih menghormati agama hindu sebagai agama tertua..

    makasi

  26. Amrozi.cs on

    Hai para manusia2,td ada yang pngen tau gmana surga dan neraka! ane udah di surga neh! Tiap hari ngentot ama 72 bidadari perawan,wah enak tenan rek,tiada hari tanpa ngentot..bidadarinya wah wah cantik2 semua n montok gk kayak bini gue lah! Ternyata isi kitab itu bener juga ya dapat 72 bidadari perawan.jadi ayo jihad jihad udah d kenang d bumi menjadi pahlawan,disurga dapat perawan lagi,
    ngak ngak ngak, tolong sampaikan k bos saye k pak abu bakar pasir

  27. Ruchy_chy on

    gua remaja kyak gini tau agama yang gua anut…..
    bangga punya agama dari pda ngaku2 punya agama tapi nggak ada hasil!!!!!!!!!!
    Selalu berdoa agar agama hindu adalah agama yang paling disayang Tuhan…. oleh HYANG WHIDI….
    Walaupun agama gua dijelek-jelekin, tapi gua yakin agama hindu te2p no 1… nggak da yg bsa ngalahin ….terutama umat’y yg ptuh terhadap ajaran weda……..!!!!!!!!!!!!!!!!

  28. Ruchy_chy on

    Wanto !!!!!!!!!!! apakah dirimu bsa dikatakan orang beragama???? TIdak!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Orang yg sudah menghia agama lain akan tau hukuman…..
    Jika kmu orang waras, kmu nggak berpikir seperti orng gila!!!!!!!!!!!!!
    Otak kmu taruh di dengkul!!!!!!!!!!!!
    Gug punya otak!!!!!!!!mati aja kmu!!!!!!!
    Apakah kmu berhak mendapatkan “surga”???
    Tolol kmu jdie orng!!!!!!!!!!!!!!

  29. maha on

    mengapa kita harus memaksakan kehendak?
    Bagimu Hindu bagus??
    kenapa kamu malah marah ketika ada yang menjelek-jelekkan Hindumu?
    kamu takut Hindumu ditinggalkan pengikutnya?
    apa pun yang orang bilang tentang Hindu, aku tau orang Hindu yang sedang menganut Hindu dengan benar, mereka nyaman dengan semuanya.
    Aku Hindu…
    aku percaya hindu…
    bukan karena keluargaku…
    bukan karena siapa pun…
    tapi karena hatiku percaya…
    aku menghormati agama lain…
    ketika ada yang melecehkanku…
    aku tersenyum,,,
    mereka tidak benci dengan agamaku..
    mereka hanya belum tahu…
    agamamu dan agamaku sama baiknya…
    hanya aku lebih nyaman di agamaku…
    tidak ada yang lebih buruk…

  30. Muhammed_Zlasky on

    Ternyata didalam Ka’bah pra Islam terdapat 360 patung sesembahan dan ada sebuah inskripsi yg merujuk kepada raja Vikramaditya. Ini membuktikan tanpa ragu bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Hindu Vikramaditya dari India.

    (Sayar ul Okul berarti ‘Kata2 Berkesan’)

    Bunyinya dalam bahasa Arab Huruf Romawi :

    “Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”.

    Siapa Vikramaditya ?

    From Wikipedia, the free encyclopedia
    (Redirected from Vikramaditya) :

    Vikramaditya (Sanskrit: विक्रमादित्य) (102 SM hingga 15 TM) adalah seorang raja legendaris Ujjain, India, termasyhurnya karena hikmat, keberanian dan kemurahan hati. Gelaran “Vikramaditya” juga telah dipakai oleh banyak raja-raja dalam sejarah India, khususnya Raja Gupta Chandragupta II dan Samrat Hem Chandra Vikramaditya (populer dikenal sebagai ‘Hemu’). Nama Raja Vikramaditya merupakan bahasa Sanskrit tatpurusha, dari विक्रम (vikrama) yang berarti “keberanian” dan आदित्य Aditya, yaitu putra Aditi. Salah satu yang paling terkenal anak-anak Aditi, atau adityas, adalah Surya ‘dewa matahari’, karena itu Vikramaditya berarti Surya, untuk menerjemahkan “Matahari dari keberanian”. Dia juga dipanggil Vikrama atau Vikramarka (Sansekerta: arka berarti Sun). Kerajaannya dipercaya sepanjang dari Pulau Bali ke timur s/d Saudi Arabia ke barat. Vikramaditya tinggal pada abad pertama SM. Menurut hikayat katha-Sarita-sagara, dia adalah anak Ujjain Raja Mahendraditya dari dinasti Paramara. Namun ini ditulis hampir 12 abad kemudian. Selain itu, menurut sumber lain Vikramaditya juga tercatat menjadi leluhur dari Tuar dinasti dari Delhi.

    Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yg disimpan dlm perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Terjemahan inskripsi tsb:

    “Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami…”

    ARSIP DI TURKI

    Di Istanbul, Turki, ada perpustakaan termashur bernama Makhatab-e-Sultania, yg terkenal mempunyai koleksi terbesar literatur Asia Barat. Di bagian Arab perpustakaan tsb ada sebuah antologi sajak2 Arab purbakala. Antologi ini disusun dari karya sebelumnya dr thn 1742M dibawah perintah Sultan Salim.

    Halaman2 volume itu terbuat dari harir – semacam sutera yg dibuat utk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yg dihias dgn kertas emas. Antologi itu dikenal dgn nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dlm 3 bagian.

    Bagian pertama mengandung detil2 biografi dan komposisi puisi2 penyair2 Arab PRA-Islam.

    Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak2 penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah.

    Bagian ketiga adalah ttg penyair2 sampai jaman Khalifat Harun-al-Rashid.

    Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama keraton Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tsb. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

    Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak2 Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskriptif ttg kuil purbakala Mekah dan festival tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Ka’abah di Mekah. Ini berarti bahwa kumpul2 di Mekah setiap tahun utk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam.

    Festival OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar utk membahas aspek2 sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. ‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi2 disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India), yi tradisi kaum elit mendiskusikan hal2 penting sementara kaum awan berkumpul utk mencapai kenikmatan spiritual. Kuil2 utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil2 dewa SIWA. Bahkan sampai sekarang, emblem2 Mahadewa Siwa masih nampak.

    Dan emblem Siwa paling nampak adalah BATU Shankara (Siwa) yg dihormati para pehijrah Muslim sampai disentuh dan dicium di Kabah.

    Raja Vikramaditya memang terkenal cinta pada Mahadewa Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil terkenal Mahankal, yi milik Dewa Shankara (Siwa) yg di-asosiasikan dgn Vikramaditya. Karena menurut inskripsi Vikramaditya, dialah yg menyebarkan agama HIndu, siapa lagi kalau begitu yg mendirikan kuil Kabah di Mekah ?

    Sebelum para pehijrah masuk Mekah, mereka diminta utk mencukur kepala dan jenggota serta mengenakan jubah khusus yg terdiri dari dua lembar kain putih yg tidak dijahit. Satu disarungi di pinggang dan yg lainnya dililitkan sekitar bahu. Ini merupakan tradisi Hindu purbakala bagi mereka yg ingin masuk kuil2 Hindu dlm keadaan bersih dan murni.
    KUIL UTAMA HINDU DI MEKAH

    Kuil utama di Mekah yg menyimpan lambang2 Siwa dikenal sbg KA’ABAH. Kotak ini dilapisi kain hitam. Ini adalah tradisi jaman dahulu kala ketika orang menganggap penting utk meng-kamuflase tempat suci itu (Ka’abah) agar tidak dicaplok atau direbut bangsa lain.

    PATUNG DEWA- DEWI

    Menurut Encyclopaedia Britannica, kotak Ka’abah memilikii 360 patung. radisi mengatakan, ketika tempat itu diserang, salah satu dewa didalamnya adalah dewa Saturnus; satunya lagi adalah dewa Bulan dan ada lagi yg disebut Allah.

    Ini butki bahwa orang2 Arab jaman pra-Islam itu memuja 9 planet. Di India, praktek puja Navagraha’, yi praktek pemujaan bagi ke 9 planet, termasuk Saturnus dan Bulan masih eksis sampai sekarang.

    Di India, bulan sabit selalu digambarkan diatas lambang dewa Siwa. Karena itulah, lambang Siwa dlm Ka’abah juga menjadi lambang bendera Islam.

    ZAMZAM=AIR GANGGA ?

    Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga tidak pernah dapat dipisahkan dari lambang Siwa (bulan sabit). Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Dan memang ! Didekat Ka’abah ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM. Sampai sekarang, Zamzam dianggap suci karena tradisi jaman pra-Islam itulah !

    Tidak ada mesjid lain di dunia yg dikelilingi sampai 7 kali. Hanya orang Hindu yg ber’tawaf’ mengelilingi dewa-dewi mereka. Lagi2 bukti bahwa Ka’abah adalah tempat ibadah Hindu jaman pra-Islam. Praktek mengambil 7 langkah yg dikenal sbg Saptapadi diasosiasikan dgn upacara perkawinan Hindu dan pemujaan api. Upacara klimaks dlm perkawinan Hindu yg menggabungkan pasangan pengantin mengelilingi api suci sebanyak empat kali (tapi kemudian di-salah artikan dgn 7 kali). Mengingat “MAKHA” berarti API, ketujuh tawaf itu membuktikan bahwa MEKAH ADALAH PUSAT PEMUJAAN DEWA API.

    KATA ‘ALLAH’

    Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri berasal dari bahasa Sansekerta. Allah, Akka dan Amba adalah sinomin. Nama-nama ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yg memuja-muja Dewi Durga, yg juga dikenal sbg Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini. Islam mencaplok penggunaan kata ‘Allah’.

    Lambang Hindu : ‘OM’= angka 786-nya Arab Semua Quran Arab dicetak dgn angka-angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka-angka suci. Namun angka “misterius” ini tidak lain dari huruf suci Weda “OM” dlm bahasa Sansekrit (lihat atas). Siapapun yang kenal Sanskrit bisa melihat lambang “OM” secara terbalik dari angka 786nya Arab ! Muslim tidak sadar bahwa angka misterius Islam ini adalah lambang HINDU !

    TRADISI-TRADISI HINDU LAIN YG DITERIMA ISLAM

    Hindu memiliki pantheon 33 dewa-dewi. Bangsa-bangsa pra-Islam di Asia Minor juga memuja 33 dewa-dewi. Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kpd Asia Barat selama kekuasaan India.

    Bulan Muslim ‘Safar’ menunjukkan bulan ‘extra’ (Adhik Maas) dlm kalender Hindu.

    Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’ (Prakrit merupakan versi sehari-hari2 bhs Sansekerta).

    Rasa hormat Muslim pada [i]Gyrahwi Sharif[/i] tidak lain dari [i]Ekadashi[/i] milik Hindu (Gyrah = elevan or Gyaarah). Keduanya sama artinya.

    Hari JUM’AT merupakan hari suci bagi kaum HINDU juga !

    IDUL FITRI

    Praktek ini berasal dari upacara kurban Go-Medh dan Ashva-Medh Yagnas. Id dlm Sansekerta berarti ibadah/pemujaan. Id dalam Islam juga menandakan hari-hari pemujaan. Kata MESH dlm zodiak Hindu berarti DOMBA.

    Dijaman dulu, setiap tahun dimulai dengan masuknya matahari kedalam lingkup bintang zodiak Aries (kambing). Kesempatan ini ditandai dengan pesta bakar kambing. Inilah asal usul festival Bakari Id. [Note: Kata Bakari adalah kata Hindu bagi kambing.]

    Karena Id berarti ibadah dan Griha berarti ‘rumah’, kata Islam Idgah berarti ‘Rumah ibadah’ yg sama persis dengan arti Sansekritnya.

    Kata ‘Namaz’ berasal dari kata Sansekerta ‘Nama’ & ‘Yajna’ (NAMA YAJNA) yg berarti menundukkan badan dan memuja/beribadah.

    Istilah ‘Idul-Fitri’ berasal dari istilah ‘Eed of Piters’ yg berarti memuja nenek moyang, dlm tradisi Sansekerta. Di India, orang2 Hindu memperingati nenek moyang mereka selama dua minggu masa Pitr-Paksha. Sama juga dengan ‘Idul-Fitri’ (pemujaan nenek moyang).

    Praktek Islam utk memperhatikan gerak gerik bulan sama dengan adat Hindu untuk buka puasa pada hari2 Sankranti dan Vinayaki Chaturthi setelah nampaknya bulan.

    Nabi Muhammad juga mempertahankan kata Eid (Idul) yang diambil dari Hinduisme untuk merayakan terlaksananya ibadah hajid di kuil Shiva Ka’bah. Dalam bahasa Sanskrit, Eid berarti menyembah. Kata Islam Eid untuk hari raya ibadah, merupakan kata asli Sanskrit. Kaum Hindu juga sembahyang sepanjang malam pada dewi bulan Durga (Allah) di malam2 tertentu yang disebut “Jagratta” dan percaya dengan melakukan doa semalam suntuk maka mereka akan mendapatkan lebih banyak anugrah. Nabi Muhammad tidak mau Muslim kehilangan anugrah2 ini sehingga dia mengikutsertakan tiga “Jagratas” dalam Islam, yakni sholat2 shab-e-Qadar, Shab-e-Barat dan Shab-e-Meraj yang berharga lebih tinggi dibandingkan sholat2 biasa. Muslim2 takwa sholat bagaikan orang tergila-gila di malam2 suci ini untuk meraih berkat2 extra yang lebih banyak (kebanyakan mereka tidak bisa berjalan lagi keesokan harinya setelah duduk tegak sepanjang malam).

    BULAN

    Deksripsi kitab Weda tentang bulan, konstelasi bintang berbeda-beda dan penciptaan alam semesta dicontek Qur’an dlm Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 – 7.

    Pembacaan Namaz (solat) lima kali sehari berasal dari tradisi Weda bernama Panchmahayagna (5 kali pujaan -Panca Maha Yagna) yg merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu.

    Muslim membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat. Ini berasal dari aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’.

    BULAN-BULAN HARAM

    4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam. Mereka tidak boleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tsb. Ini berasal dari tradisi Chaturmasa yaitu, periode 4 bulan puasa dan menghindari kejahatan.

    Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siwa, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dgn besar-besaran. Festival itulah yg disebut dlm Islam sbg Shabibarat.

    Menurut sejumlah encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita.

    ORANG INDIA DI TIMUR TENGAH

    Menurut Islam, pedagang-pedagang INDIA menetap di Arabia, khususnya di YAMAN. Di Ubla terdapat pemukiman-pemukiman besar orang India. Ini menunjukkan bahwa kehadiran orang India di Arabia & Yaman cukup berpengaruh terhdp penduduk setempat. Ini tidak dimungkinkan kecuali mereka berasal dari kelas penguasa.

    Disebut dlm Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, JAT, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Malah ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil dokter Jat utk menyembuhkannya.

    Ini membuktikan bahwa orang India memiliki status tinggi di Arabia. Dan status macam ini tidak bisa melekat pada mereka, kecuali mereka memang penguasa. Bukhari juga berbicara tentamg seorang raja India yang mengirim satu jahe yg direndam cuka (ginger pickles) kpd nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya shg mampu memberikan hadiah yg begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

    BARAH VAFAT, festival Muslim utk memperingati mereka yg mati dalam pertempuran berasal dari tradisi Sansekerta. Kata ‘Phiphaut’ dlm Hindu berarti ‘mati’. Hindu merayakan hari Chayal Chaturdashi utk menghormati para pahlawan perang.

    Kata Arabia sendiri berasal dari Sansekerta. Kata aslinya adalah Arabasthan. Karena Arab ‘B’ adalah Sansekerta ‘V’, maka nama Sansekerta aslinya adalah Arvasthan. Arva dlm bhs Sansekerta berarti KUDA. Arvasthan berarti : negara penuh kuda, dan seperti kita tahu semua, Arabia memang terkenal karena kuda-kudanya.

    PUISI/LITERATUR

    Sayar-ul-Okul menyebutkan bahwa simposium pan-Arab pra-Islam diselenggarakan di Mekah pada festival tahunan Okaj. Semua penyair ternama berpartisipisasi.

    Penyair-penyair yg paling jitu diberi hadiah. Puisi yg paling bagus diukir dlm lempengan emas dan digantung didalam Ka’abah. Ada puisi-puisi yang ditulis pada kulit kambing atau onta. Mereka digantung diluar tembok kuil. Jadi, selama ribuan tahun, Ka’abah sebenarnya merupakan rumah penyimpanan puisi-puisi terhebat Arabia yang diinspirasi tradisi Hindu.

    Oleh karena itu puisi-puisi tsb dinamakan Mu’allaqat (arti : YANG DIGANTUNG !)

    [[1]]Namun semua syair itu entah hilang atau dihancurkan gang penjarah Mohamad. Bahkan penyair pribadi nabi, Hassan-bin-Sawik, ikut mencuri syair-syair berharga itu dan menyimpan lempengan-lempengan emas itu didalam rumahnya. Cucu Sawik, yang ingin menjual lempengan emas itu membawanya ke khalif jaman itu dimana ia ketemu pemikir terkenal Arab, Abu Amir Asamai. Ia menerima lima lempengan emas dan 16 lembaran kulit yg dihiasi dgn syair-syair yg memenangkan penghargaan. Dan sang penjual juga bahagia menjadi kaya mendadak akibat dagangannya yang laris hari itu.

    Pada kelima lempengan emas tertulis ayat-ayat oleh penyair-penyair Arab kuno seperti Labi Baynay, Akhatab-bin-Turfa & Jarrham Bintoi. Penemuan ini mengakibatkan Harun-al-Rashid memerintahkan Abu Amir untuk menyusun koleksi dari komposisi-komposisi sebelumnya. Salah satunya adalah atribut Jarrham Bintoi, penyair Arab terkenal, KEPADA RAJA VIKRAMADITYA.

    Bintoi yang hidup 165 tahun sebelum Mohamad menerima hadiah tertinggi bagi komposisi syair-syairnya selama 3 tahun berturut-turut dalam simposium pan-Arab di Mekah. Kesemua sajak Bintoi paling terkenal ini digantung didalam Ka’abah dlm lempengan emas.

    Atribut Bintoi kepada raja Vikramaditya merupakan bukti kuat bahwa raja tsb menjadikan jazirah Arab sebagai bagian dari kerajaan besar India. Itulah mengapa mulai dari India, semua negara memiliki nama sansekerta seperti Afghanisthan, Baluchisthan, Kurdisthan, Tajikiathan, Uzbekisthan, Iran, Sivisthan, Iraq, Arvasthan, Turkesthan (Turkmenisthan) dsb.

    Sajak Bintoi bisa dilihat di : Istilah2 Hindu yg diadopsi Islam [FaithFreedom]

    Tidak sulit mengerti sejarah purbakala kalau kita mengenal jajahan raja Vikramaditya. Bahkan keluarga-keluarga ksatria India melahirkan suku-suku seperti Pahalvis (Pahlevi) & Barmak, yg menguasai Iran & Iraq. Karena pengaruh India, orang-orang Parsi menjadi pemuja api, misalnya. Karena pengaruh India, orang-orang Kurdi di Kurdisthan berbicara semacam dialek Sansekrit, kuil-kuil pemuja dewa api eksis sampai ribuan mil diluar India dan puluhan pusat budaya India eksis seperti Navbahar di Asia Barat. Banyak puing-puing vihara juga ditemukan di Russia, patung2 kuno India juga sering ditemukan dlm penggalian2 di Asia Pusat. Termasuk yang barusan ditemukan di Kuwait baru-baru ini: sebuah patung emas dewa Ganesha.

    Sayang bahwa bab sejarah dunia ini hampir terhapus total dari ingatan manusia. Kami perlu menyusunnya kembali untuk mengerti konsep dan orientasi sejarah purbakala. Dengan mengerti sejarah, kami bisa lebih mengerti siapa nenek moyang kami sebenarnya.

    Ingat patung-patung Budha di Afghanistan ? Dari mana asalnya kalau bukan dari budaya INDIA ?

    Sampai abad 12M, Bamiyan adalah
    bagian dari kerajaan India, Gandhara. Daerah itu merupakan pusat biara-biara Buddhis dan Hindu dan
    daerah subur bagi agama, filosofi dan seni Yunani-India. Wilayah itu merupakan wilayah Budhis
    sejak abad 2M yang kemudian dihancurkan oleh invasi Islam di abad 9.

    Paman Muhamad yg HINDU [[2]]

    Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Hindu taat dan penyembah Dewa Siwa. Ia menolak untuk masuk Islam dan tewas sebagai martir ditangan Muslim. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja dewa Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sayar-Ul-Okul :

    Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru
    Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru
    We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa
    Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru
    Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA
    Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru
    Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman
    Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru
    Massayaray akhalakan hasanan Kullahum
    Najumum aja- at Summa gabul HINDU

    Sumber : http://www.hinduism.co.za/kaabaa.htm

    TERJEMAHAN: Seorang lelaki yan menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ? Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa (dewa Siwa), ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yg mulia

    [Similarities of Hinduism and Islam :]

    Nama keluarga Muhamad adalah Quraish (Kureshi), yg sebenarnya adalah bagian dari dinasti India, KURU, yang pernah menguasai India. Diketahui bahwa paman Muhamad, Umar bin-e Hassham dan keluarganya terlibat dalam pembuatan dewa-dewa kuil (Ka’abah).

    Encyclopedia Islamia menjelaskan bahwa kakek Muhamad dan paman-pamannya mewariskan jabatan sebagai pendeta-pendeta Ka’abah yang menyimpan 360 patung dewa-dewi. Muhamad menghancurkan semua patung tersebut kecuali patung paling utama, yaitu patung Batu Hitam [Hajar Al Aswad]. Dewa Siwa dulu pernah dipuja Arab. Dan paman Muhamad juga seorang pemuja Siwa dan menulis berbagai puisi memuja dewa Siwa.

    Sri Sri [Ravishankar] mengatakan :

    “… Orang Islam lupa sama sekali bahwa nenek moyang mereka dulunya Hindu … Bahkan Afghanistan dan Arabia dulunya Hindu. Muslim-Muslim di India, Pakistan, Afghanistan seharusnya tidak mencampakkan tradisi-tradisi Hindu. Nenek moyang mereka memiliki nama-nama Hindu, jadi Hindu dan Muslim adalah dari rumpun keluarga yang sama dan harus menghormati sesama. Muslim di India seharusnya membanggakan filosofi dan udaya Hindu.”

    Kesimpulannya, Nabi Islam Muhammad SAW mengikutsertakan ibadah dan konsep Hindu agar Muslim juga diberkati oleh Dewa Shiva dan Dewi Durga (Allah) (juga oleh Yahweh, Tuhannya Abraham, dan Ahuramazda, Tuhannya Zoroastrian, yang ibadah2nya juga diambil Muhammad untuk menciptakan agama Al Islam).

    Nabi Besar Islam Muhammad SAW (alm) beserta seluruh pendiri/penegak Muslim intelektual setelah beliau wafat telah melanggar batasan-batasan sbb :

    1. Mencaplok dewa bulan Allah dari agama Hindu sebagai Tuhannya Islam
    2. Membuat kuil Hindu Dewa Shiva Ka’bah sebagai tempat tersuci dalam Islam
    3. Membuat batu hitam (Hajar Aswad) sebagai batu tersuci Islam dan menentukan sunnah nabi untuk menyentuh dan menciumnya
    5. Mencontek ziarah Hindu, naik haji dan umroh, sebagai ibadah tertinggi Islam
    6. Menggunduli kepala seperti yang dilakukan kaum Hindu pada saat ziarah
    7. Mengelilingi kuil Shiva Ka’bah sebanyak 7 kali, sama seperti yang dulu dilakukan kaum Hindu
    8. Melakukan konsep Hindu membersihkan dosa dengan melakukan ziarah ke tempat suci
    9. Mengumpulkan air suci yang mewakili Gangga Jal (air zam-zam) sama seperti kaum Hindu mengumpulkan air suci sungai Gangga untuk dibawa pulang
    10. Pakai baju putih tanpa jahitan kala naik haji sama seperti yang dikenakan kaum Hindu saat melakukan ibadah dan ziarah
    11. Merayakan tuntasnya ibadah haji ke Kuil Shiva Ka’bah dan menamakan hari tersebut sebagai hari raya Eid yang merupakan kata ibadah Hindu dari bahasa Sanskrit
    12. Memasukkan semua malam doa Jagratta kepada sanga Dewi Bulan Durga (Allah) sebagai bagian dari Islam.

  31. Muhammed_Zlasky on

    Inilah silsilah Kerajaan Hindu Bali yang merupakan pecahan dari Dinasti Hindu India :

    * Sri Kesarivarmadeva………………………..fl. c. 915
    * Ugrasena…………………………………….915-939
    * Agni………………………………………..939-955
    * Tabanendravarmadeva…………………………..955-960
    * Chandrabhayasimhavarmadeva…………………….960-975
    * Janasadhuvarmadeva……………………………975-984
    * Sri Vijayamahadevi (fem.)………………………984-989
    * Dharmaudayanavarmadewa………………………..989-1011 with…
    * Gunapriyadharmapatni (fem.)…………..fl. before 989-1007
    * Sri Ajnadevi (fem.)……………………………fl. 1016
    * Dharmawangsawardhanamarakatapangkaja……….fl. 1022-1025
    * Airlinga…………………………………c. 1025-c. 1042
    * Anak Wungsu……………………………..fl. 1049-1077
    * Walaprabhu………………………………fl. 1079-1088
    * Sakalendukiranaisanagunadharmalakshmidharavijayottunggadevi (fem.)…fl. 1088-98
    * Suradhipa………………………………..c. 1115-1119
    * Jayashakti……………………………….c. 1133-1150
    * Ragajaya…………………………………….fl. 1155
    * Jayapangus……………………………….c. 1178-1181
    * Arjayadengjayaketana (fem.)…………………….fl. 1200 with…
    * Haji Ekajayalancana…………………………..fl. 1200
    * Bhatara Guru Sri Adikuntiketana………………..fl. 1204
    * Paramesvara……………………………….fl. c. 1204
    * Adidewalancana……………………………….fl. 1260
    * To Singhasari…………………………….c. 1275-1293
    * Raja-patih Makakasar Kebo Parud (regent for Java)…fl. 1296-1300
    * Mahaguru Dharmottungga Warmadewa…………….< 1324-1328
    * Walajayakertaningrat…………………………1328- ?
    * Astasuraratna Bumi Banten…………………fl. 1332-1337
    * To Majapahit………………………………..1343-c. 1500
    * KINGS OF BALI (In Gelgel)
    * Dewa Ketut……………………………………c. 1520
    * Sri Aji Baturenggong…………………………..c. 1550
    * Dewa Bekung……………………………..fl. 1558-1578 [or 1630’s]
    * Dewa Seganing……………………………….. ? -1623 [or ? -1650]
    * Dewa Dimade…………………………………1623-1642 [or c. 1655-65]
    * Dewa Pacekan………………………………..1642-1650
    * Dewa Cawu…………………………………..1651- ? d. 1673
    * Anglurah Agung…………………………… < 1665-1686
    * CEREMONIAL PARAMOUNT KINGS (In Klungkung)
    * Dewa Agung Jambe I…………………………..1686-c.1722
    * Dewa Agung Gede……………………………c.1722-1736
    * Dewa Agung Made……………………………..1736-c.1760
    * Dewa Agung Sakti…………………………..c.1760-1790
    * Dewa Agung Putra I…………………………c.1790-1809
    * Dewa Agung Putra II………………………..c.1814-1850
    * Dewa Agung Putra III…………………………1851-1903
    * Dewa Agung Jambe II………………………….1903-1908
    * To the Netherlands…………………………..1908-1942
    * To Japan……………………………………1942-1945
    * To the Netherlands…………………………..1945-1949
    * To Indonesia………………………………..1949-

  32. comank on

    Orang yang berprasangka buruk dan membenarkan agmanya sendiri adalah penganut agama yang salah daripada pemuja berhala dan komentar anda Eva Nanik Widiya salah besar.

  33. indra on

    proud become HINDU,,,
    kami damai dalam Hindu,,kenapa kalian yang beragama lain sewot…
    jika TUHAN itu maha PENGASIH maka kita semua diterima do’a dan bhakti kita dengan tidak ada kata klaim bhwa surga hanyalah milik islam…
    hahahahhahahahahhah,,,
    sadarlah kalian…pikiran kalian tuh sempit,,,liat masih banyak hal2 luas yang belum kalian liat wahai orang munafik dan fanatik terhadap kaum lain,,,

  34. gde on

    bagi temen2 yg beragama hindu tidak perlu terlalu banyak memaparkan agama diforum seperti ini,saya yg agama hindu aja males bacanya.karena menurut aku semakin membandingkan agama dengan agama lain dan menganggap ajarannya paling benar, sebenarnya dia telah gol bunuh diri.karena cara seperti itu sudah tidak cocok untuk jaman sekarang.biarkah dirinya sendiri mencari kebenaran dimanapun.apabila misi agama adalah dakwah memang seperti itu.tapi menurut aku agama yang penuh misteri yang sedang dicari orang.karena mencari kesalahan agama lain akan terus menimbulkan kebencian,tetapi mencari kebenaran agama lain akan menimbulkan kedamaian.coba anda terapkan lalu liat apa yang terjadi.berbicaralah yang baik kalau tidak bisa lebih baik diam.maaf jika ada salah

  35. Hanief on

    Salam
    Apapun agama anda…
    Selama anda menemukan kedamaian .. itu adalah pilihan yang terbaik menurut anda
    Selama anda begitu nikmat dengan spiritualitas dan merasakan kehadiran Tuhan dalam diri anda… berusahalah terus untuk semakin dekat denganNya…
    Hindu, Budha, Khonghucu, Zararustra, Yahudi, Nasrani, Islam … semua itu pada dasarnya adalah agama dari Allah pemiliki semesta raya…
    Dengan utusannya masing-masing… dengan kitabnya, hikmah, kebijaksanaan… mereka para utusan Allah mengajak manusia untuk dekat dengan Allah, manusia dan semesta alam…
    Apapun agama anda… carilah Tuhan yang sejati yang mampu membangkitkan gairah untuk kembali kesisiNya dengan damai dan tentram… tanpa perlu caci maki… tanpa perlu saling membunuh antar sesama.. tanpa perlu merusak kemesraan dengan Tuhan yang dipercayainya… tanpa perlu menjelek-jelekkan utusan pilihanNya… siapapun anda… apapun anda …. dekatkanlah terus kepada Sang Pemilik Sejati…
    Seandainya semua utusan dikumpulkan dalam satu masa… mereka akan duduk bersama, beribadah bersama, berdoa bersama kepada Yang Maha Satu…..
    Semakin banyak kata-kata cacian, umpatan dan pembenaran-pembenaran sepihak…
    semakin menunjukkan bahwa anda tidak mengenal Tuhan dan agama yang anda anut sendiri….
    Dan tanpa anda sadari semua…. IBLIS dan para punggawanya tertawa terbahak-bahak di dimensi lain kehidupan anda…
    Karena anda merasa mengenal agama anda… tetapi tidak mengenal TUHAN yang telah menciptakan anda…
    Salam

  36. Cahya on

    Kalau hanya masalah linguistik, mungkin Hindu memang dimasukkan dalam Politheisme. Walau etimologi dari kata politeime sendiri adalah “banyak Tuhan”, namun kemudian pengertian ini berkembang.

    Coba saya kutipkan artikel berikut:

    Polytheism is the belief in and worship of multiple deities, called gods and goddesses. These are usually assembled into a pantheon, along with their own mythologies and rituals. Many religions, both historical and contemporary, have a belief in polytheism, such as Hinduism, Buddhism, Shinto, Ancient Greek Polytheism, Roman Polytheism, Germanic Polytheism, Slavic polytheism, Chinese folk religion, Neopagan faiths and Anglo-Saxon paganism.

    Polytheists do not always worship all the gods equally, but can be monolatrists, specialising in the worship of one particular deity. Other polytheists can be kathenotheists, worshiping different deities at different times.

    Polytheism is a type of theism (belief in one or more gods), but contrasts with monotheism (belief in a singular god), which is the dominant belief in the world today. In certain religions, such as Hinduism and Wicca, the various deities seen as emanations of a greater Godhead.

    Saya usahakan agar kalimat yang saya maksudkan tercetak tebal, jadi bukan hanya banyak Tuhan, bahkan banyak Dewa-pun walau dengan satu Tuhan kini termasuk dalam pengertian politeisme.

    Demikian masukan saya.

  37. gugun on

    JADI APA YANG KITA PELAJARI SELAMA INI SALAH YA…….????? SETELAH SAYA MEMBACA INI, BARULAH SAYA MENGERTI……..

  38. wirya s on

    Numpang comment..

    Begitu aja kok repot??
    Kayak kalian aja yang menentukan surga dan neraka.. Apa bener surga itu ada dan enak?? Itu hanya halusinasi manusia saja.. Apa benar semua yang ditulis Ktab Suci sudah kalian pahami secara utuh?? Agama semua dibuat sebagai panduan hidup kita sebagai Manusia, jadi yang tidak menghormati agama lain ya bisa dikatakan BUKAN MANUSIA..
    Salam sejahtera bagi kita semua..

  39. linggawardanasahajakers on

    kalau pada akhirnya semua tahu bahwa jalan yang ada adalah menuju ke lembah dan gunung yang sama..maka tidak ada suatu perdebatan tanpa akhir….hmmmmm….
    btw berdebat untuk pengetahuan tidak dilarang kok..

    coba resapi mungkin kata spiritual yang beragama..bukan agama saja..hehe…

    hmmmm…mahrifat dan moksa…sebenarnya bukan hal berbeda dari kaca mata saya..tapi tidak tahu dari kacamata teman2..cuma berbagi saja…

    beragamalah dengan pemahaman dan penerapan…agama itu bagai pisau bermata dua..bisa digunakan untuk membunuh atau bisa digunakan sesuai dengan keperluan yang berguna…

    senyumlah dengan damai terhadap sesamanya…
    santi santi santi..om..

  40. ourown on

    teman-teman,,

    gw muslim..
    dan gw ga pernah pusing dengan perbedaan..
    perbedaan itu indah menurut gw,,
    apapun agama kalian,,itu pilihan kalian,,tetep jalani dengan sepenuh hati,, tanpa keraguan,,

    semua agama gw yakin pasti ga ada yg ngajarin kejelekan,,
    semua indah,,cuma caranya aja yang beda dalam pelaksanaannya…
    gw yakin,,semua agama pasti BENER,, ga ada yang salah,,🙂

  41. Utux on

    Knp india & bali selalu gagal diislamkan???
    Etanya knpa…

  42. yanz on

    iya ya…
    lombok di islamkan berkat masuknya sang putra mahkota
    jatim jatuhnya majapahit,
    tp kok aneh?
    bali dijepit skian lama, blm jg y…
    emang hebat org bali

  43. ahmad on

    yg jelas islam dan hindu itu ada kesamaan dalam hal ajaran tauhid..mungkin ketidak pahaman ajaran yg sebenarnya menjadi masalahnya,salah satu contoh bahwa umat hindu bali rata2lebih mengutamakan lontar2 dari pada memperdalam WEDA.& orang awam dilarang membaca VEDA,dengan alasan belum siap,susah Dll,
    mungkin saran saja dari saya’ umat hindu bali harus kembali kepada ajaran VEDA yg sebenarnya dan mempelajari VEDA Yg asli berbahasa sansekerta,mungkin kalau itu banyak di lakukan umat hindu bali,maka akan ada benang merah antara ajaran hindu dan islam .

    bukti kalau hindu itu di katakan politheistik salah dan melainkan monotheisme

    Ayat2x tentang Tuhan dalam kitab Hindu

    Dalam kitab Upanishad :

    Chandogya Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1 menyatakan bahwa Tuhan hanya ada satu.
    Shvetashatara Upanishad Ch. 6 V. 9 menyatakan bahwa Tuhan itu tidak punya ibu dan bapak, Dia tidak punya tuan dan pelindung.

    Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 menyatakan bahwa Tuhan itu tidak ada sesuatupun yg menyerupai Dia

    Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 menyatakan bahwa Tuhan tidak bisa dilihat. Tidak ada orang yg mampu melihat dg mata.

    Dalam kitab suci Hindu yg paling sering dibaca orang yaitu Bhagavad Gita :

    Bhagavat Gita Ch. 10 V. 3 menyatakan bahwa Dia tidak dilahirkan, tak ada permulaan, Tuhan seru sekalian alam.

    Dalam kitab utama Hindu, Veda :
    Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan, Dia tidak pernah dilahirkan, Dia yg berhak disembah

    Yajurveda Ch. 40 V. 8 menyatakan bahwa Tuhan tidak berbentuk dan dia suci

    Yajurveda Ch. 40 V. 9 menyatakan bahwa “Andhatma pravishanti” artinya memasuki, dan “assambhuti” artinya benda/alam seperti api, air, dan udara. Maksudnya mereka yg menyembah benda/alam spt api, air, udara, telah masuk kedalam kegelapan

    Atharvaveda Bk. 20 Hymn 58 V. 3 menyatakan bahwa sungguh Tuhan itu Maha Besar

    Pada Rigveda yg dianggap paling suci, pada Rigveda Bk. 1 Hymn 64. V. 46 dinyatakan : Tuhan itu Maha Esa, panggillah Dia dg berbagai nama. Di Islam juga ada 99 nama untuk Tuhan yang satu.
    Juga diulangi pada Rigveda Bk. 10 Hymn 114 V. 5 menyatakan Tuhan itu satu tapi Dia disebut dg nama yg bermacam-macam

    pertanyaanya mengapa kok sekarang ajaran VEDA menjadi samar dan lebih banyak ajaran lontar ?,udah jelas ayat2 VEDA di atas menerangkan, mungkin intelektual hindu bali bisa menjawabnya dan menjelaskan…

    maaf kalau ada salah saya minta maaf sebesar besarnya

    WS

  44. yuni on

    mengapa islam menyebut dirinya sempurna karena pada awalnya yahudi dan kristen juga memeluk allah ( ibrahim ) namun kitab sucinya belum sempurna kemudian lahirlah agama islam ( agama bontot/ terakhir ) kemudian disempurnakanlah kitab sucinya yang sekarang disebut dengan al’quran . karena kitab al’quran dianggap sudah sempurna jadi mereka agama islam menganggap bahwa diri merekalah yang sempurna sehingga mereka menjadi fanatik ( tdk mnrima agama lain ). ingatlah wahai manusia2 salah jalan ingatlah kalian lahir awalnya karena adanya hindu yahudi sama kristen. kalian itu agama terakhir. yang dianggap masih labil . belum mampu menjadi agama yang dewasa. ( bisa berfikir baik )


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: